Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




BI Bakal Setarakan Biaya Transfer via ATM
Senin, 6 Mei 2013
Sumber : economi.okezone.com

Untitled Document
JAKARTA - Kebutuhan masyarakat akan layanan transfer antar bank melalui Automatic Teller Machine (ATM) selama tiga tahun terakhir, menunjukkan tren peningkatan mencapai 52 persen lebih tinggi dari jenis transaksi lain.

Oleh karena itu, Bank Indonesia (BI) sepakat meningkatkan layanan transfer antarbank melalui interkoneksi transfer antar prinsipal ATM atau Debet. Layanan tersebut, saat ini telah memasuki tahap persiapan.

Direktur Eksekutif Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran BI Boedi Armanto mengatakan, manfaat layanan interkoneksi ini masyarakat bisa melakukan transfer antar bank dari, dan ke seluruh bank. Pasalnya, saat ini terdapat bank-bank tertentu yang tidak terkoneksi yang disebabkan berbeda jaringan ATM.

"Manfaat lainnya untuk masyarakat itu perluasan layanan transfer tanpa tambahan biaya, lalu menu layanan ATM yang sudah dipahami secara baik, dan keseragaman biaya layanan transfer melalui ATM saat ini," ujar Boedi saat BI Bareng Media (BBM) di BI, Jakarta, akhir pekan kemarin.

Boedi menambahkan, untuk perbankan sendiri manfaatnya itu adalah untuk potensi peningkatan dari fee based karena perluasan pasar, juga untuk perluasan layanan bagi bank yang memiliki infrastruktur ATM sedikit dan Efisiensi overhead cost penyediaan ATM.

"Sedangkan untuk perekonomian kita manfaatnya itu guna meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, dan juga sinergi kekuatan industri pembayaran nasional untuk meningkatkan posisi tawar bangsa," tukas dia.

Lebih lanjut Boedi menuturkan, BI saat ini sudah sangat siap untuk layanan ini. BI sudah membuat kerangka layanan tersebut, dimana kerangka layanan transfer antar bank melalui jaringan ATM Prinsipal saat ini issuing, acquiring dalam satu jaringan dan hanya dapat melakukan transfer dana ke beneficiary bank dalam satu jaringan.

"Nanti setelah layanan ini berjalan yang diperkirakan akan launching pada Juli 2013 mendatang, Issuing dan Acquiring bank dalam satu jaringan dan dapat melakukan transfer ke semua beneficiary bank di semua jaringan prinsipal," tutup Boedi. (mrt)
 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111