Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




OJK: Persaingan yang Sehat Juga Perlu Dilengkapi Regulasi dan Pengawasan
Selasa, 15 Juli 2014
Sumber : www.wartaekonomi.co.id

Untitled Document

WE Online, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad, meyakini kompetisi yang sehat juga harus dilengkapi regulasi dan pengawasan. Pasalnya, pengawasan industri keuangan cukup kompleks sehingga perlu adanya harmonisasi pengaturan antara OJK dan KPPU.
"Kompetisi yang sehat bisa berikan kontribusi bagi pembiayaan pembangunan. Jadi kita berupaya bagaimana dorong kompetisi yg sehat di industri keuangan. Memang tidak mudah ukur kompetisi di sektor keuangan, cukup kompleks, ada isu asimetris, ada isu lain," kata Muliaman di Jakarta, Selasa (15/7/2014).
Sebagai contoh ia menyebutkan bagaimana konsentrasi persaingan sektor keuangan khususnya perbankan di beberapa negara sangat berbeda-beda.
"Sektor jasa keuangan, misalnya perbankan, negara Asean pada umumnya sangat berkonsentrasi. Bank di Singappura ada 4 sangat dominasi perbankan di singapura. Indonesia 16 bank besar sdh kuasai 70-75 persen pangsa pasar. Di beberapa negara, seperti Australia hanya beberapa bank besar saja. Tapi ini menarik untuk diamati apakah konsentrasi ini jelek atau bagaimana," tutur Muliaman.
Dia juga mengatakan, konsentrasi-konsentrasi yang dilakukan negara-negara tersebut memiliki hasil dan karakteristik yang berbeda-beda jika terjadi krisis.
"Menarik disimak beberapa perkembangan yang ternyata memiliki karakteristik berbeda, jika terjadi krisis, berbeda hasilnya. misalnya negara ASEAN berhasil. Swiss, Belanda kurang berhasil hadapi masa krisis tersebut. Jadi salah satu agenda bagaimana kita lihat dan respon, sehingga apa yg dimiliki Indonesia tetap menjamin kompetisi yg sehat seraya jamin industri keuangan tetap stabil," ungkapnya.
Untuk itu menurutnya, persaingan menyehatkan juga perlu dilengkapi dengan regulasi yg memadai. Jika persaingan tanpa regulasi dan pengawasan, sektor jasa keuangan dapat jadi problematik.
"Misal, beberapa bank bermasalah di Indonesia, bukan karena kompetisi bank kolaps tapi karena salah urus. Jadi regulasi dan supervisi serta penerapan GCG akan lengkapi kebijakan kompetisi sehingga menjadi sehat," tukasnya.
Ketidaksempurnaan persaingan usaha di sektor keuangan ini, lanjut Muliaman jika tidak dilengkapi regulasi yang memadai bisa menciptakan persaingan tak sehat dan perilaku kolusif.
"Untuk itu perlu ada harmonisasi pengaturan, dorong bagaimana kompetisi bisa dwujudkan. Kenapa kredit usaha kecil itu bunganya masih mahal? Karena persaingannya perlu kita dorong. Ada beberapa yang perlu dilihat secara bersama-sama bagaimana dorong persaingan agar tingkat suku bunga turun. Kita atur dan awasi agar praktik prudent bisa terjadi. Ini jadi landasan kerja bersama KPPU dan OJK yakni meyakini penerapan prudential regulation, jaga sistemik trust, sehingga sistem keuangan di Indonesia bisa bekerja secara optimal," tutupnya.

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111