Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Ini Delapan Perubahan pada Uang Rp 100.000 yang Baru
Jum'at, 15 Agustus 2014
Sumber : www.wartaekonomi.co.id

Untitled Document

WE Online, Denpasar - Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa ada delapan perubahan pada uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000 baru tahun emisi 2014 dibandingkan tahun emisi 2004 yang beredar saat ini.
"Tetapi, secara umum desain uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000 tahun edisi 2014 tidak mengalami perubahan yang signifikan," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara di Denpasar, Kamis (14/8/2014).
Ia mengungkapkan bahwa perbedaan utama terletak pada frase "Negara Kesatuan Republik Indonesia" pada bagian muka dan belakang uang kertas itu. Kemudian penandatanganan uang dari yang sebelumnya anggota Dewan Gubernur BI menjadi Gubernur BI dan Menteri Keuangan.
Menurut dia, kedua hal tersebut merupakan penegasan makna filosofis rupiah sebagai simbol kedaulatan negara yang harus dibanggakan oleh bangsa. Selain itu, perubahan lainnya terletak pada desain register rectoverso; adanya perubahan nama dan gelar pahlawan nasional, yakni Soekarno dan Hatta; perubahan lokasi tahun emisi dan tahun cetak; penambahan blok warna kuning keemasan; perubahan warna pada nomor seri; dan perubahan ukuran huruf pada frasa Bank Indonesia.
Untuk perubahan nama dan gelar pahlawan nasional, Tirta mengungkapkan bahwa telah ditetapkan perubahan nama dan gelar pahlawan menjadi Dr (HC) Ir Soekarno dan Dr (HC) Drs Mohammad Hatta sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2014 terkait penetapan gambar pahlawan nasional.
Setelah pengeluaran uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000 tahun emisi 2014 yang dijadwalkan dilakukan pada Minggu (17/8/2014) tepat pada perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, pengeluaran uang untuk pecahan lainnya dengan ciri-ciri umum akan dilakukan secara bertahap.
"Uang kertas pecahan Rp 100.000 tahun 2004 yang beredar saat ini masih tetap berlaku sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran," ujar Tirta. (Ant)

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111