Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




Daya Saing Global Indonesia Naik Empat Peringkat
Rabu, 3 September 2014
Sumber : www.wartaekonomi.co.id

Untitled Document

WE Online, Jakarta - Forum Ekonomi Dunia melaporkan daya saing Indonesia naik empat peringkat menjadi 34 dari 144 negara dengan nilai rata-rata melampaui negara berkembang di kawasan Asia, meskipun masih di bawah Singapura, Thailand, dan Malaysia.
Dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya, Indonesia dinilai lebih unggul dalam hal besaran pasar (yang merupakan terbesar ke-15 seluruh dunia), infrastruktur, ekonomi makro, dan juga inovasi. Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan Malaysia, Indonesia hampir kalah dalam segala hal kecuali lingkungan makro ekonomi dan besaran pasar. Dalam hal etika bisnis dan korupsi, Indonesia hanya berada di urutan 60 atau jauh berada di bawah negeri Jiran yang menempati peringkat 20 terbaik dunia.
Dalam laporan bertajuk Global Competitiveness Report itu, korupsi memang menjadi halangan utama bagi pengusaha yang ingin memulai usaha di Indonesia. Halangan terbesar yang kedua adalah akses terhadap permodalan. Indonesia juga dinilai buruk dalam hal keamanan, terutama biaya yang ditimbulkan oleh terorisme serta tindakan kriminal terorganisir. Selain itu, kecepatan untuk memulai usaha juga hanya menempati urutan 129 atau jauh di bawah Malaysia yang menempati urutan 21.
Dalam hal kebijakan pertanian, Malaysia merupakan negara terbaik kedua di dunia karena dinilai mampu menyeimbangkan kepentingan antara petani (produsen) dengan konsumen. Sementara Indonesia di sisi lain menempati urutan ke-36. Meskipun masih kalah dibanding Malaysia, peningkatan peringkat dari Indonesia merupakan prestasi di tangah kesulitan negara-negara berkembang besar lain seperti Arab Saudi (24), Turki (45), Afrika Selatan (56), Brasil (57), dan Meksiko (71) yang justru mengalami penurunan.
"Sebagian dari negara berkembang besar masih terus menghadapi kesulitan dalam memperbaiki tingkat daya saing," demikian Forum Ekonomi Dunia menyatakan dalam siaran persnya.
Lima terbesar negara berdaya saing terbaik ditempati oleh Swiss, Singapura, Amerika Serikat, Finlandia, dan Jerman. Secara keseluruhan Forum Ekonomi Dunia menilai bahwa masa depan ekonomi dunia masih berisiko karena negara-negara kesulitan mengimplementasikan reformasi struktural yang diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi.
"Laporan kami mengidentifikasi adanya ketimpangan implementasi reformasi struktural di setiap kawasan sebagai tantangan terberat bagi tercapainya pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan. Laporan ini juga menekankan perlunya pemimpin sektor publik dan swasta untuk bekerja sama lebih lanjut dalam bidang inovasi," tulis Forum Ekonomi Dunia.
Ketimpangan tersebut terlihat di Asia di mana seluruh negara Asia Tenggara mengalami kenaikan peringkat sementara hal sebaliknya terjadi di kawasan Asia Selatan. Gambaran kontras juga nampak di Timur Tengah dan Afrika Utara akibat instabilitas geopolitik. (Ant)

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111