Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




BUMD Belum Siap Hadapi MEA 2015
Selasa, 16 September 2014
Sumber : www.infobanknews.com

Untitled Document

Jakarta–Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diminta untuk lebih ditingkatkan lagi kinerjanya dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Pasalnya, perusahaan yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) sejauh ini belum sepenuhnya siap.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar mengatakan, Pemerintah Daerah sebagai pemegang saham dan pengelola perusahaan daerah belum menyiapkan kerangka regulasi, kebijakan maupun program-programnya.
“Peranan daerah sangat penting, sehingga tidak mudah di intervensi, sebab orientasi daerah sangat kuat,” kata Sapta, saat acara ‘BUMD dan CEO BUMD Awards 2014′ di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa, 16 September 2014.
Menurutnya, jika daerah memiliki strategi khusus dalam menghadapi MEA 2015 salah satunya dengan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah dan mendorong ekspansi promosi produk unggulan baik barang maupun jasa eksportir lokal.
“Ini agar lebih berkembang di pasar bebas Asean. Di samping juga mendorong investasi di daerah melalui penyederhanaan prosedur, mempersingkat waktu, transparansi proses perijinan usaha dan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” jelasnya
Sapta berharap, BUMD sebagai korporasi mandiri, profesional dan memiliki kemampuan daya saing, sehingga Pemerintah Daerah tidak boleh lagi melakukan intervensi bisnis terhadap perusahaan daerah. Tidak hanya itu, peran kemampuan sumber daya manusia (SDM) juga penting. “Artinya, menempatkan orang-orang profesional serta memiliki skill dan kompetensi sesuai bidang usaha BUMD yang digarap,” jelasnya.

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111