Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




BI Rate Naik, Bank Akan Tahan Pertumbuhan Kredit
Senin, 2 September 2013
Sumber : www.infobanknews.com

Untitled Document

Seiring perlambatan perekonomian nasional dan kenaikan suku bunga acuan, Bank Indonesia melihat pertumbuh kucuran kredit perbankan akan disesuaikan ke bawah 20%. Paulus Yoga

Jakarta–Bank Indonesia (BI) melihat industri perbankan telah menyesuaikan pertumbuhan kredit seiring dengan melambatnya perekonomian nasional, dan kenaikan tingkat inflasi yang telah direspon dengan kenaikan suku bunga acuan (BI rate) menjadi 7%.

“Kenaikan bunga (BI rate) akan langsung berdampak ke bank-bank yang tumbuh masih tinggi, yang lain sudah ada yang paham pertumbuhan kredit tidak lebih dari 20%. Mereka akan respon dengan penyesuaian pertumbuhan,” ucap Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo, kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2013.

Pada awal tahun ini, BI mencatat target pertumbuhan kredit perbankan dalam rencana bisnis bank (RBB) sebesar 23,1%. Namun seiring dengan kondisi perekonomian saat ini, yang menunjukkan perlambatan ekonomi, bank sentral memerkirakan pertumbuhan kredit idealnya ada di level 18-20%.

Menurut Agus, lewat kenaikan suku bunga acuan pertumbuhan ekonomi masih akan di kisaran 5,8-6,2%, dengan arah lebih ke batas bawah. Secara umum, lanjutnya, ekonomi Indonesia tetap akan terkendali.

“Ekonomi dunia juga sangat kita waspadai. Sudah 1,5 tahun BI lakukan pengawasan ekonomi dunia. Kita siap lakukan respon,” katanya.

Seperti diketahui, BI telah tiga kali menaikkan suku bunga acuan dengan kenaikan kumulatif menjadi 125 bps, dari posisi 5,75% menjadi 7%. (*)

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111