Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




85% Penduduk Indonesia Pilih Uang Tunai
Jum'at, 12 Desember 2014
Sumber : http://economy.okezone.com

Untitled Document

JAKARTA - Masih banyak orang Indonesia merasa nyaman dengan pembayaran uang tunai. Pasarnya, masyarakat masih menganggap segala pembayaran akan lebih mudah menggunakan.

Vice President Electronik Banking PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi Hartono menjelaskan, fenomena ini memang kerap terjadi pada masyarakat yang harus memutar duitnya. Dia mencontohkan, para pedagang yang ada di pasar.

"Mereka bukan tidak punya uang, mereka punya uang tapi mereka menggunakan uang cash. Uangnya berputar untuk belanja modal lagi, untuk sehari-hari, sekolah anak dan lain-lain," tuturnya, Jumat, (12/12/2014).

Menurutnya, mereka beranggapan bahwa uang cash jauh lebih mudah. Tak hanya itu, persiapan infrastruktur dan ekosistem seperti agen-agen non-bank yaitu koperasi dan warung, banyak yang belum menggunakan e-money secara luas.

Budi mengatakan, hal tersebut masih jauh berbeda bila dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang lebih maju. "85 persen masyarakat Indonesia masih menggunakan cash. Hanya 15 persen saja masyarakat yang telah menggunakan non-cash," imbuhnya.

Menurutnya, kontribusi perbankan terhadap uang elektronik masih sangat kecil. "Bukan hanya bank yang mengedukasi tapi partner kita di sektor infrastruktur juga sudah menerpakan seperti pembayaran toll yang pakai kartu," ujarnya.

Selain itu, Budi juga sempat menceritakan sedikit terkait negara Kenya yang hampir atau sebagian besar penduduknya sudah menggunakan pembayaran non-cash.

"Karena tingkat kriminalitas di sana tinggi, selain itu adanya perang saudara, dan infrastruktur di sana juga jelek sehingga menyebabkan investor asing jarang masuk ke sana. Itu yang memicu uang non-cash bisa maju di sana," tandasnya.

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111