Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




OJK Bidik Pertumbuhan Kredit Sektor Maritim Capai 50%
Rabu, 11 Februari 2015
Sumber : http://economy.okezone.com

Untitled Document

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan telah merevisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2015 guna mengarahkan perbankan meningkatkan pertumbuhan kreditnya ke sektor maritim hingga 50 persen. Hal ini dilakukan lantaran saat ini pembiayaan di sektor maritim oleh perbankan terbilang kecil.

"Kami memang belum akan melakukan lompatan yang besar, tetapi pertumbuhan 50 persen ke sektor maritim itu sudah jauh lebih tinggi dari target secara industri yang 16 persen," sebut Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan OJK Irwan Lubis di Kantor Menko Perekonomian, Selasa (10/2/2015).

Dia mengatakan melalui RBB 2015, OJK akan mengarahkan 22 bank bermodal besar untuk mendorong pertumbuhan kredit sebesar 50 persen ke sektor maritim. Seperti diketahui hingga 2014 realisasi pembiayaan bank ke sektor maritim baru sebesar Rp85 triliun atau hanya 2,36 persen dari total penyaluran kredit bank.

"Memang pangsa ini sangat kecil bagi bank untuk masuk, tetapi kami mengarahkan bank-bank itu untuk fokus ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sektor maritim," sebutnya.

Selain itu, dia mengatakan perlu adanya perubahan mindset yang selama ini menggunakan pendekatan pembiayaan yang membutuhkan diskresi, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Perubahan mindset ini diperlukan lantaran pendekatan yang ada tidak cocok dengan potensi bisnis di sektor kemaritiman akan sangat besar jika dipandang dari sisi hulu hingga hilir.

"Pendekatan ini tidak match dengan sektor maritim yang sangat luas, luas laut kita itu 5,8 juta kilometer, sedangkan luas daratan kita hanya 1,9 juta kilometer, inikan potensinya sangat besar untuk bisnis di sektor maritim," jelasnya.

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111