Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




16 Konglomerasi Kuasai Perbankan Nasional
Selasa, 17 Februari 2015
Sumber : http://www.tempo.co

Untitled Document
BISNIS.COM, Jakarta -Total aset keuangan perbankan nasional dikuasai sekelompok konglomerasi keuangan. Kelompok ini memiliki lini usaha dari sektor asuransi, multifinance, bank, dan lainnya.

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Perbankan Nelson Tampubolon mengatakan saat ini saat ini ada 118 bank umum. Terakhir, kata dia, ada dua yang merger pada 2014 dan pada awal 2015. "Kami memetakan 16 konglomerasi perbankan. kata Nelson dalam acara Seminar Penerapan Tata Kelola dan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan, Senin, 16 Februari 2015.

Menurut Nelson, apabila 16 konglomerasi perbankan itu dikonsolidasikan, mereka menguasai 60 persen total aset keuangan perbankan nasional. Meskipun begitu, menurut Nelson, konglomerasi ini memiliki dampak positif dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yaitu meningkatkan daya saing industri perbankan Tanah Air.

Namun, apabila manajemen risiko dan tata kelola dalam konglomerasi ini tidak dilakukan secara baik, dikhawatirkan masalah yang timbul pada anak perusahaan dapat merembet ke induk perusahaan.

Untuk memperkuat konglomerasi perbankan, maka OJK menerbitkan peraturan nomor 17/POJK.03/2014 tentang Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan dan peraturan nomor 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111