Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




Perbankan Indonesia Dinilai Tak Bisa Berkembang di Malaysia
Jum'at, 20 Februari 2015
Sumber : http://economy.okezone.com

Untitled Document

JAKARTA - Salah satu oleh-oleh dari lawatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Malaysia adalah tentang kesepakatan Pemerintah Malaysia yang mau mempermudah berkembangnya perbankan Indonesia di Malaysia.

“Sepertinya saya sedikit pesimistis, karena perilaku Malaysia susah ditebak. Sekarang ini kita bisa lihat, beberapa kali kita bermasalah dengan nergara itu, baik TKI, kebudayaan, sampai iklan yang kemarin. Itu membuat kita menjadi pesimistis," ujar pengamat ekonomi Mangasa Augustinus Sipahutar saat dihubungi Okezone.

Menurutnya, jika ingin perbankan Indonesia bisa berkembang di pasar Malaysia bukan hanya sekedar melakukan perjanjian saja. Seharusnya Pemerintah juga harus melakukan hal yang sama dengan Malaysia, yakni membuat kebijakan yang mampu menghambat perkembangan bank-bank asing di Indonesia.

"Sebetulnya mudah, bank-bank mereka yang beroperasi di Indonesia kan banyak. Kalau memang mau bernegosiasi seharusnya bisa dibuat peraturan oleh BI dan OJK. Coba dibuat refleksi kebijakan yang mampu menghalangi perkembangan bank mereka," tukasnya.

Mangasa yakin, jika hal itu tidak dilakukan, maka perjanjian tersebut akan sia-sia. "Percuma kita menang dalam negosiasi, kalau tidak mampu menahan mereka ya terus berlanjut seperti ini," pungkasnya.

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111