Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




BI Sebut Pelemahan Rupiah Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain
Rabu, 6 Mei 2015
Sumber : http://www.republika.co.id

Untitled Document
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardodjo mengklaim depresiasi atau pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi di Indonesia masih lebih baik dibanding negara lain.

Agus menjelaskan, pada 2014 rupiah mengalami depresiasi 1,8 persen. Kemudian, sepanjang 2015 depresiasi berkisar 4-5 persen. Meski pelemahan nilai tukar rupiah memburuk di kuartal pertama, Agus menganggap hal itu masih positif.

"Kita lihat Brazil dan Turki, itu semua diatas 10 persen depresiasinya. Volatilitasnya tinggi," kata dia di Istana Negara, Rabu (6/5).

Untuk merespons pelemahan itu, Agus menambahkan, pihaknya akan mengeluarkan bauran kebijakan, misalnya dengan mengawasi pergerakan harga komoditas.

Selain itu, Agus melanjutkan, Bank Indonesia juga akan terus mewaspadai perkembangan ekonomi global yang terjadi di Amerika Serikat, Jepang, Cina dan Eropa.

"Bauran kebijakan itu yang paling utama terkait degan nilai tukar, policy rate, reserve, makro prudential, komunikasi, kerjasama bank sentral dan koordinasi dengan pemerintah," ucap dia.

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111