Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




OJK Terima 40 Ribu Pengaduan Publik Atas Layanan Perbankan
Senin, 25 Mei 2015
Sumber : http://www.cnnindonesia.com

Untitled Document

Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima hampir 40 ribu laporan dan pengaduan dari masyarakat selama 4,5 bulan pertama di 2015. Angka tersebut meningkat 33,33 persen apabila dibandingkan dengan total input dari masyarakat yang diterima OJK sepanjang 2014 yang hanya sekitar 30 ribu input.

"Layanan konsumen yang masuk ke kita hampir 40 ribu sampai pertengahan Mei," kata Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo ketika ditemui usai menghadiri sebuah acara di Jakarta, Senin (25/5).

Anto menuturkan dari hampir 40 ribu input masyarakat yang diterima, sekitar 70 persen diantaranya berupa pertanyaan dari masyarakat. Sementara itu, 20 persen lainnya merupakan informasi dari masyarakat. Sedangkan 10 persen sisanya terkait dengan pengaduan terkait layanan pelaku usaha jasa keuangan.

“Dari 10 persen itupun kita akan melakukan lagi beberapa langkah-langkah verifikasi. Misalkan, mereka (konsumen) mengadukan ke OJK tetapi belum pernah ke pelaku usaha jasa keuangan, (pengaduan) itu kita kembalikan (ke konsumen) untuk kemudian melaporkan ke pelaku usaha,” ujarnya.

Pada prinsipnya, lanjut Anto, OJK akan menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat setelah masyarakat telah melaporkan ke pelaku usaha penyedia jasa keuangan terkait. “Pengaduan itu harus diselesaikan terlebih dahulu oleh pelaku jasa keuangan baru bisa ke OJK,” ujarnya.

Kesadaran Meningkat

Diyakini Anto, adanya peningkatkan input dari masyarakat, yang sebagian besar terkait dengan sektor perbankan, bukan berarti jumlah masalah di sektor jasa keuangan yang dialami masyakat meningkat tetapi bisa pula disebabkan oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan layanan konsumen OJK.

Sebagai informasi, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun pengaduan yang terkait dengan sektor jasa keuangan ke OJK melalui surat yang dilamakan ke kantor pusat OJK, nomor layanan pengaduan 1500655, faksimili di (021) 386 6032, email konsumen@ojk.go.id, ataupun pengisian langsung form elektronik di http://sikapiuangmu.ojk.go.id/id/ojk/pengaduan.

 

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111