Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




Akhir Pekan, Rupiah Mencoba Bertahan
Jum'at, 29 Mei 2015
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com

Untitled Document
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah akan kembali diuji kekuatannya pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (29/5/2015). Turunnya indeks dollar AS akan diuji di tengah proyeksi lebih tingginya inflasi nasional secara tahunan.

Pada awal perdagangan pagi ini di pasar spot, seperri ditunjukkan data Bloomberg, mata uang Garuda dibuka menguat ke posisi Rp 13.203 per dollar AS, dibanding penutupan kemarin pada 13.223.

Indeks dollar AS turun setelah beberapa hari menikmati tren kenaikan. Ini setelah angka jobless claims AS diumumkan naik. Spekulasi akan keluarnya Yunani dari Zona Euro jika gagal memenuhi segala kewajibannya yang akan jatuh tempo bahkan tidak mampu mendorong penguatan dollar AS, di mana mata uang euro menguat cukup tajam hingga dini hari tadi.

Malam ini ditunggu angka revisi PDB AS triwulan I-2015 yang diperkirakan memburuk dari 0,2 persen YoY menjadi melemah 0,9 persen YoY.  

Kemarin rupiah melemah hingga sore bersamaan dengan penurunan IHSG dan pelemahan beberapa mata uang di Asia. Otoritas BI akhirnya memangkas proyeksi PDB 2015 menjadi hanya 5,1 persen YoY walaupun di sisi lain Menteri Keuangan RI masih optimistis bahwa pertumbuhan bisa mencapai 5,4 persen YoY.

Riset Samuel Sekuritas Indonesia menyatakan ngka inflasi yang datang Senin akan menjadi fokus investor.

Angka itu diperkirakan lebih tinggi di 7 persen YoY. Indeks dollar AS yang memulai tren turun berpeluang mencegah pelemahan rupiah lebih lanjut lagi akan tetapi sentimen negatif internal akan menjaga tekanan pelemahan nilai tukar tetap ada.

 

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111