Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Kartu ATM Bank Wajib Pakai Chip Tunggu Kesiapan Industri
Senin, 6 Juli 2015
Sumber : http://bisnis.liputan6.com

Untitled Document

Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) sedang melakukan kajian terkait ketentuan penggunaan teknologi chip dalam kartu debit atau kartu anjungan tunai mandiri (ATM). Nantinya, kartu debit dan ATM akan berpindah dari magnetic stripe berpindah ke chip.

Deputi Gubernur BI Ronald Waas menuturkan, saat ini tengah melakukan pembicaraan terkait kesiapan dengan pelaku industri perbankan. "Migrasi chip nanti BI akan mengumumkan kebijakannya, masih bicara kesiapan industri," ujar Ronald, di Jakarta, Senin (6/7/2015).

Ronald menuturkan, dalam ketentuan itu tidak bisa hanya terbatas pada standar penggunaan chip. Akan tetapi perlu juga ada kelembagaan yang mengatur penggunaan chip tersebut.

"Itu tidak hanya semata standarnya. Kelembagaannya mesti diatur siapa yang mengelola standarnya, secara legal dan teknologi bagaimana," kata Ronald.

Sebelumnya diberitakan, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) memprediksi migrasi kartu ATM dari magnetic stripe menuju chip molor. Hal itu mengingat industri sendiri belum memiliki kesiapan yang matang.

Apalagi, menurut asosiasi sistem pembayaran Indonesia sudah memiliki standar sendiri dalam menerapkan keamanan kepada konsumen.
Ditanya mengenai keberlangsungan aturan tersebut, Ronald menuturkan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. "Itu belum di jawab," tandas dia.

Selain itu, Bank Indonesia menargetkan seluruh perbankan di Indonesia sudah menerapkan teknologi chip dalam kartu Automated Teller Machine (ATM) apda Desember 2015. Hal itu bila perbankan sudah siap dengan teknologinya. Dengan migrasinya teknologi kartu debit dari menggunakan magnetik menjadi chip akan mengurangi fraud yang cukup signifikan.

 

 

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111