Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




OJK : Transformasi BPD Butuhkan Waktu Tak Sedikit. Mentalitas SDM Jadi Persoalan
Rabu, 30 September 2015
Sumber : http://finansial.bisnis.com

Untitled Document

Bisnis.com, MANADO--Otoritas Jasa Keuangan Area Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara menyatakan proses transformasi Bank Pembangunan Daerah di Sulawesi Utara membutuhkan waktu yang tidak sedikit karena melibatkan mentalitas sumber daya manusia.

Kepala OJK Kantor Perwakilan Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (Sulutgomalut) Dwi Suharyanto mengakui upaya perbaikan tersebut cukup kompleks.

"Sebelumnya, kami dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah telah menargetkan sejumlah standar dalam pencapaian transformasi BPD. Sayangnya, itu gagal," katanya di Manado, Rabu (30/9/2015).

Sebagai gantinya, OJK bersama Asbanda beralih fokus ke fundamental BPD yang terdiri dari fokusnya di good corporate governance (GCG), manajemen risiko, modal inti, sumber daya manusia, standar operation procedure, infrastruktur, dan produk.

"Misal target kredit produktif, ini program sudah lama tapi sampai sekarang porsi kredit produktif di BPD tidak menunjukkan perubahan," katanya.

Sebelumnya, prosesi Program Transformasi 26 BPD telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada Mei lalu. Pada saat itu, seluruh pengurus BPD dan pemangku kepentingan BPD yang diwakili oleh Gubernur dan Ketua DPRD telah menandatangani komitmen bersama melakukan transformasi.

Menurutnya, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan BPD menjadi bank pembangunan daerah, bukannya bank pembangunan pegawai negeri sipil.

Hal tersebut tercermin dari proporsi kredit produktif Bank Sulutgo yang minim. Mengutip data per Agustus 2015, Bank Sulutgo menyalurkan total kredit Rp8,4 triliun.

Adapun, proporsi kredit produktif baru mencapai 4,9% menjadi Rp413,28 miliar sedangkan 95,10% adalah kredit konsumsi pada periode yang sama.

Tidak hanya itu, Dwi menyatakan upaya OJK untuk mendorong peranan BPD dalam pembangunan ekonomi daerah membutuhkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.

"Dalam waktu dekat, kami berencana memanfaatkan peran Asbanda dalam memajukan BPD," ucapnya.

Dwi merinci, pengembangan teknologi informasi dan sumber daya manusia bisa dipusatkan ke Asbanda sehingga biaya operasional bisa dipangkas.

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111