Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Ingin Sukses di Usia Muda? Jalankan Tiga Tips ini
Jum'at, 20 Nopember 2015
Sumber : http://finance.detik.com

Untitled Document
Jakarta -Sukses di usia muda adalah impian hampir setiap manusia di muka bumi ini. Sayangnya tak banyak yang tahu bagaimana mencapai impian tersebut. Pengusaha muda Billy Boen berbagi tips bagi generasi muda yang ingin perjalanan karirnya cemerlang.

Pertama, kata Billy, adalah mengenal diri sendiri. "Sampai saat ini kalau kita ke kampus-kampus kita masih sering menemukan anak mahasiswa tidak tahu apa keinginannya. Mau apa setelah lulus kuliah. Sehingga kalau bicara bagaimana caranya sukses, kenali diri sendiri terlebih dahulu," ujar Billy yang ditemui usai membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Dengan mengenal diri sendiri, seseorang bisa mengetahui di mana letak kelebihannya dan hal apa yang paling ingin dicapai dalam hidupnya. Tips kedua, lanjut dia, adalah senantiasa mengembangkan kemampuan diri untuk menguasai lebih dalam bidang pekerjaan yang ditekuni.

Bagi Billy, seseorang harus selalu aktif dalam mengasah kemampuan, mengedepankan dan mengembangkan sikap tidak berpuas diri dalam menggali ilmu pengetahuan dan informasi.

"Kita harus jadi orang yang paling menguasai bidang pekerjaan yang kita tekuni. makanya jangan berhenti belajar," sambung dia.

Ketiga dan yang paling penting, kata Billy adalah tidak mudah menyerah. Banyak orang menganggap hal ini mudah diucapkan namun sulit dijalankan. Tapi bagi Billy sikap tidak mudah menyerah adalah satu-satunya senjata yang bisa diandalkan ketika seseorang mengalami kegagalan.

Banyak orang berpendapat bahwa keberhasilan adalah keberuntungan sehingga banyak pula yang berhenti berusaha ketika apa yang dilakukannya mengalami kegagalan karena beranggapan bahwa keberuntungan belum menghampirinya.

Padahal, kata Billy, sebuah keberhasilan adalah sebuah hasil usaha yang dilakukan terus menerus. Daripada berharap untuk beruntung, akan lebih baik seseorang melakukan segala sesuatunya sebaik mungkin.

"Kalau pun hasilnya tidak sesuai harapan, setidaknya seseorang akan merasa sedikit puas karena ia telah berusaha yang terbaik. Kegagalan dari hasil performa terbaik akan lebih ringan rasanya dibandingkan dengan kegagalan akibat performa yang ala kadarnya," tutur dia.

Pemikirannya tersebut pernah dituangkannya dalam sebuah buku berjudul 'Young on Top' yang diterbitkan oleh penerbit GagasMedia. Menulis buku ini, Billy membutuhkan waktu sekitar dua setengah tahun.

Secara umum, buku ini ditujukan kepada anak-anak muda untuk bisa meraih kesuksesan terutama di dalam pekerjaannya atau di dunia bisnis. Selain tiga tips sukses yang diuraikannya di atas, dalam buku tersebut, Billy juga memberikan 30 kunci sukses di usia muda yang dikemas dengan bahasa ringan dan menarik.

Masih berpikir negatif tentang mencapai kesuksesan? Billy telah menerapkan semua uacapannya tersebut dalam hidupnya. Pria kelahiran Jakarta, 13 Agustus 1978 ini telah menjadi pimpinan di beberapa perusahaan di usia yang masih tergolong belia.

Menyelesaikan pendidikan S-1 bidang manajemen dari Utah State University (USU), Amerika Serikat pada tahun 1999, Billy meneruskan studinya ke State University of West Georgia untuk gelar MBA yang ia tempuh dalam tempo setahun dengan predikat cumlaude di usia 22 tahun.

Usai menempuh pendidikannya tersebut ia memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia. Di tanah air ia mengawali karirnya bergabung dengan PT Berca Sportindo, distributor tunggal Nike di Indonesia dengan posisi awal sebagai Asisten Manajer Lini Produk Divisi Footwear.

Setahun berselang, ia naik pangkat menjadi manajer di divisi yang sama. Setengah tahun berikutnya, ia dipromosikan menjadi manajer untuk semua divisi dari mulai footwear, apparel, aksesori, dan perlengkapan. Tak butuh waktu lama, setahun berselang, ia sudah menempati posisi baru sebagai Manajer Penjualan dan Pemasaran Nike.

Tahun 2005, Billy keluar PT Berca Sportindo dan bergabung dengan Oakley Indonesia yang berkantor pusat di Bali. Saat itulah, Billy yang kala itu berusia 26 tahun diberi posisi sebagai General Manajer (GM).

Hanya dalam tiga tahun, Billy berhasil menaikkan penjualan Oakley hingga tiga kali lipat. Karyawannya pun bertambah, dari 80 menjadi 240 orang.

Pada 2008, saat berusia 29 tahun, ia digaet Grup MRA (Mugi Rekso Abadi), dengan jabatan sebagai Kepala Divis Food and Baverage. Kala itu, Billy membawahi tiga entitas bisnis milik Grup MRA, yakni Hard Rock Cafe Jakarta, Hard Rock Cafe Bali, dan Haagen-Dazs, dengan total 500 karyawan.

Saat ini Billy baru berusia 37 tahun. Semua prestasinya di usia muda tersebut pun menarik PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadikan sosok Billy Boen sebagai salah satu sosok inspiratif yang mewakili generasi muda yang sukses di usia belia. Hari ini Billy sendiri dipercaya membuka perdagangan saham yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB.

(dna/ang)

 

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111