Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




OJK Berupaya Tingkatkan Kualitas LKM
Selasa, 16 Februari 2016
Sumber : http://wartaekonomi.co.id

Untitled Document

WE Online, Semarang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya meningkatkan kualitas Lembaga Keuangan Mikro (LKM) agar dapat berkembang menjadi lembaga keuangan yang lebih besar.

"Kami ingin meningkatkan kemampuan LKM agar LKM ini dapat menjadi basis ekonomi yang luar biasa," kata Direktur Bidang Internasional dan Kelembagaan OJK Triyono di Semarang, Selasa (16/2/2016).

Menurut dia, pada dasarnya kondisi LKM tidak terlalu mengkhawatirkan, namun jika dapat ditingkatkan kualitasnya bisa seperti LKM yang ada di Tiongkok atau di Jerman.

"Di negara-negara tersebut LKM dapat menjadi 'engine' ekonomi yang besar, tinggal poles di kemampuan manajerial dan keuangannya," katanya.

Secara keseluruhan Triyono menyatakan kondisi LKM pada saat ini tidak ada masalah. Meski demikian, LKM merupakan suatu lembaga yang tidak diatur sama sekali sehingga visi juga sangat terbatas.

"LKM ini hanya melayani komunitas tertentu. Oleh karena itu, kami mencoba didik LKM agar memiliki kemampuan manajerial yang lebih baik," katanya.

Beberapa upaya pendidikan yang dilakukan adalah dari sisi teknologi informasi dan laporan keuangan. Dengan adanya peningkatan di beberapa bidang tersebut LKM dapat memberikan pertanggungjawaban yang lebih baik kepada nasabah.

Sementara itu terkait dengan persaingan global, Triyono menyatakan tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan oleh LKM.

"Pemerintah sendiri menjamin bahwa kredit mikro tidak dapat dimasuki oleh asing. Oleh karena itu saya kira masih aman. Meski demikian tetap perlu ditingkatkan kemampuannya agar bisa berkembang menjadi BPR atau menjadi bank," katanya. (Ant)

 

http://wartaekonomi.co.id

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111