Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Perlu Dukungan Perbankan Agar MBR Miliki Rumah Layak Huni
Jum'at, 4 Maret 2016
Sumber : http://economy.okezone.com

Untitled Document

JAKARTA - Program sejuta rumah memerlukan dukungan dari kalangan perbankan agar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat memiliki rumah yang layak huni, sekaligus menyukseskan Program Sejuta Rumah.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin mengatakan, dukungan yang diperlukan dari perbankan berupa kemudahan bagi MBR memperoleh fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Dalam program sejuta rumah ini kami tidak hanya berharap dari para pengembang yang membangun rumah bersubsidi tapi juga pada perbankan sehingga mempermudah masyarakat untuk memiliki rumah dengan KPR,” ujar Syarif di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Syarif, Kementerian PUPR memiliki skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang bekerjasama dengan beberapa bank nasional dan bank pembangunan daerah (BPD).

“KPR FLPP ini harus kita sosialisasikan bersama-sama agar masyarakat bisa memiliki rumah dengan berbagai kemudahan yang ada dari pemerintah, apalagi dalam penyalurannya, BPD ikut dilibatkan,” terangnya.

Lebih lanjut, Syarif menerangkan, sejak dicanangkan Presiden Joko Widodo pada April 2015 lalu, Program Sejuta Rumah memang menjadi salah satu program unggulan Kementerian PUPR untuk memberikan rumah kepada masyarakat Indonesia. Target pembangunan satu juta rumah per tahun juga dinilai cukup wajar mengingat backlog perumahan yang terus meningkat setiap tahun.

Di 2016 ini dari satu juta rumah yang ditargetkan, sekitar 700.000 rumah itu untuk MBR, sehingga jika perbankan bisa menyalurkan KPR FLPP tentunya masyarakat bisa memiliki rumah dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah dan angsuran yang ringan selama masa kreditnya.

 

http://economy.okezone.com

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111