Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




Tahun Ini, Target Penyaluran Kredit Perbankan Sulit Dicapai
Rabu, 11 Mei 2016
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com

Untitled Document

JAKARTA, KOMPAS.com - Target penyaluran kredit perbankan untuk tahun 2016 adalah pada kisaran 12 hingga 14 persen. Akan tetapi, target tersebut diprediksi akan sulit untuk dicapai. Apa alasannya?

Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM) A Tony Prasetiantono memandang, permintaan akan kredit di Indonesia saat ini sedang melemah. Namun, target penurunan suku bunga yang saat ini tengah digenjot dinilainya tidak banyak mempengaruhi permintaan kredit.

"Kalau suku bunga dipaksa untuk turun, bukan berarti permintaan naik. Teorinya memang kalau suku bunga turun, permintaan naik. Akan tetapi, ada faktor yang menentukan," kata Tony dalam sebuah seminar di Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Faktor yang menentukan tersebut, jelas Tony, adalah persepsi dan keyakinan konsumen. Apabila keyakinan konsumen rendah, maka otomatis permintaan akan kredit bakal menurun.

"Maka dari itu, saya berani memastikan target (penyaluran) kredit 12 sampai 14 persen sulit direalisasikan," tegas Tony.

Perlambatan penyaluran kredit sudah terlihat di berbagai bank di Indonesia. Menurut Tony, pada dasarnya kredit dibutuhkan pebankan agar dapat tetap hidup. Namun, bank pun perlu memperhatikan kualitas kredit yang disalurkan.

"Bank akan hidup kalau kredit terekspansi, tapi kalau kualitasnya tidak dijaga dengan baik maka akan menjadi masalah," terangnya.

 

http://bisniskeuangan.kompas.com

 

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111