Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Hindari Uang Palsu, BI Imbau Tukar Uang di Tempat Resmi
Senin, 20 Juni 2016
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com

Untitled Document

BANDUNG, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) mengimbau penukaran uang selama Ramadhan dilakukan di tempat-tempat yang telah ditentukan. Hal ini untuk menghindari uang palsu.

“Hindari bertransaksi dengan ‘penjual uang’ karena dapat merugikan. Misalnya uang yang didapat kurang atau bahkan terdapat uang palsu sehingga sebaiknya menukarkan uang pada tempat-tempat resmi,” ujar Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, Mikael Budisatrio di Bandung, Senin (20/6/2016).

Pada Ramadhan ini, transaksi tunai diperkirakan meningkat empat kali lipat dibanding hari-hari biasa. Peningkatan transaksi ini biasanya diiringi dengan peredaran uang palsu. Untuk itu masyarakat harus berhati-hati dan teliti.

“Selain menukarkan uang di tempat resmi, cara cepat untuk menghindari uang palsu dengan menguasai 3D yakni dilihat, diraba, dan diterawang,” imbuhnya.

Untuk penanganan uang palsu, pihaknya sudah bekerja sama dengan Kepolisian. Namun menjelang Ramadhan, tugas Kepolisian juga banyak.

Mulai dari penjagaan arus mudik hingga penjagaan kamtibmas di komplek-komplek. Meski demikian, jika ada kasus uang palsu, kepolisian akan sigap menanganinya.

Untuk mengantisipasi meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap uang kartal di Ramadhan dan Idul Fitri 2016, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat menyiapkan uang baru atau uang layak edar (ULE) senilai Rp 16,47 triliun.

Jumlah itu terbagi ke dalam uang pecahan besar (Rp 20.000 ke atas) senilai Rp 15,18 triliun dan uang pecahan kecil (Rp 10.000 ke bawah) senilai Rp 1,29 triliun.

Stok uang yang dialokasikan 2016 ini secara total meningkat 14,1 persen dibanding alokasi tahun 2015 yang menyediakan sebesar Rp 14,44 triliun.

Stok 2016 ini sangat mencukupi kebutuhan outflow terutama yang diproyeksikan perbankan secara total. Jumlah tersebut mencapai 153 persen dari proyeksi total kebutuhan.

Kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Lebaran tahun ini diperkirakan sebesar Rp 10,77 triliun. Kebutuhan itu terdiri dari uang pecahan besar 9,83 triliun dan uang pecahan kecil 0,94 triliun.

 

http://bisniskeuangan.kompas.com

 

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111