Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diprediksi Tak Sampai 5 Persen
Senin, 11 Juli 2016
Sumber : https://m.tempo.co

Untitled Document

TEMPO.COJakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tak sampai menyentuh 5 persen. Namun angkanya diperkirakan masih lebih baik daripada kuartal I, yaitu 4,92 persen. "Mungkin kuartal II kisarannya 4,94 persen," kata Agus di kompleks Bank Indonesia, Senin, 11 Juli 2016.

Menurut Agus, kegiatan Lebaran memiliki dampak yang cukup banyak terhadap perekonomian. Khususnya pola konsumsi swasta yang cenderung akan meningkat. "Kita tahu bahwa paling tidak, pada Lebaran ini, sebagian besar pegawai itu menerima gaji ke-13 dan ke-14," katanya.

Peningkatan pola konsumsi ini pun disambut baik oleh BI dan diharapkan membawa manfaat bagi perekonomian. Untuk itu, kata Agus, BI berharap pertumbuhan ekonomi tahun ini berada di angka 5-5,4 persen.

Agus juga mengapresiasi inflasi Juni berada di kisaran 0,66 persen atau cukup baik dibanding kondisi bulan-bulan sebelum Lebaran. "Jadi saya melihat ini adalah upaya yang baik dari pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga inflasi," ucapnya.

Agus berujar pihaknya tak menginginkan inflasi yang tidak terkendali karena akan menyulitkan masyarakat. Sejauh ini, Agus menilai inflasi masih sesuai dengan target hingga akhir tahun, yaitu 4 plus minus 1 persen. "Ini merupakan salah satu kekuatan ekonomi Indonesia."

 

https://m.tempo.co

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111