Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Gandeng OJK, BNN Persempit Ruang Gerak Sindikat Narkoba
Jum'at, 19 Agustus 2016
Sumber : http://www.beritasatu.com

Untitled Document

Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) saling berkomitmen meningkatkan literasi dan edukasi keuangan sekaligus pencegahan penyalahgunaan narkotika di sektor jasa keuangan. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dan Kepala BNN Budi Waseso, di Kantor OJK, Jakarta, Jumat (19/8).

Budi Waseso mengatakan, kerja sama ini didasarkan pada perputaran uang yang sangat besar di setiap tindak pidana narkotika yang berhasil diuangkap. Diharapkan dengan kerja sama ini, BNN dan OJK bisa mendukung upaya penanganan narkotika dengan memanfaatkan potensi yang ada melalui peningkatan literasi dan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.

"Selain itu kerja sama ini untuk mempersempit ruang gerak sindikat dengan memperketat pengawasan keuangan, termasuk mendukung pembekuan rekening bank para bandar narkoba, dengan demikian sindikat akan lumpuh dengan sendirinya," jelasnya.

Muliaman D Hadad menyatakan, OJK bersama industri jasa keuangan akan terus mendukung gerakan antinarkoba melalui penyediaan materi literasi yang dilengkapi dengan taglinedan logo "STOP NARKOBA" dalam terbagai produk dan aktivitas OJK dan industri jasa keuangan.

Komitmen kerja sama antara OJK dan BNN akan dilaksanakan dalam tiga program yakni program komunikasi setop narkoba yang bersifat pencegahan, menambah topik bahaya narkoba pada kegiatan edukasi OJK, serta iklan layanan masyarakat. "Ketiga program edukasi dilakukan secara bersama-sama, yakni OJK di bidang keuangan dan BNN di bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba," kata Muliaman.

Selain itu, industri jasa keuangan dalam hal ini perbankan aktif mempromosikan kampante anti narkoba melalui mesin ATM.

Sementara itu, ruang lingkup kerja sama dalam nota kesepahaman yakni koordinasi kebijakan dalam peningkatan literasi dan edukasi keuangan serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Eko Arianto meminta seluruh pelaku industri keuangan di Indonesia agar aktif memerangi narkoba dan aktif melakukan edukasi dengan memanfaatkan jaringan komunikasi. "Maksud kerja sama ini adalah untuk meningkatkan literasi, edukasi dan pencegahan untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

 

http://www.beritasatu.com

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111