Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




3 Strategi Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
Senin, 22 Agustus 2016
Sumber : http://www.ekonomiplanner.com

Untitled Document
Indonesia masih termasuk negara yang biaya pendidikan lumayan mahal, meskipun banyak negara yang sudah menerapkan geratis biaya pendidikan untuk masyarakatnya. biaya pendidikan ini kerap menjadi momok bagi bari orang tua karena setiap tahun semakin naik biaya pendidikan di indonesia. Tak heran banyak keluarga yang jauh-jauh hari mulai berpikir bagaimana bisa membiayai anaknya hingga pendidikan tertinggi. Bahkan pemikiran ini dilakukan sebelum anaknya lahir atau masih usia balita. Bagaimana pun harus ada solusi untuk menjamin si anak bisa mendapat pendidikan layak sementara ekonomi keluarga tetap bisa stabil.

Apabila Anda akan membuat prioritas finansial, sebaiknya dana pendidikan didahulukan sebelum tujuan lain. Alasannya, pendidikan tak bisa ditunda, sedangkan bila Anda pensiun dan mengalami kekurangan uang, Anda masih bisa mencoba-coba dari penghasilan lagi

3 Strategi Menyiapkan Pendidikan Anak

Dilansir dari ZAP Finance, inilah cara jitu menyiapkan dana pendidikan anak jelas Prita Hapsari Ghozi, SE, MCom, GCertFinPlanning, CFP, QWP. Financial Planner dan Ceo Zap menuturkan :

Tabungan Pendidikan
Ini lebih fokus pada unsur menabung, dan tidak punya fitur jaminan bila Anda tidak sanggup meneruskan setoran. Ini sangat berguna bila anak Anda akan bersekolah dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun, namun Anda belum punya modalnya. Namun, jika di atas usia itu, return yang diberikan tabungan pendidikan sepertinya tidak sanggup menghadapi inflasi pendidikan yang semakin tinggi. Sebaiknya, mulai memilih instrumen investasi yang tepat.
Asuransi pendidikanBerbeda dengan tabungan pendidikan yang bisa Anda kelola sendiri, asuransi pendidikan akan fokus pada penggantian uang pertanggungan, serta memberikan fitur pembayaran uang pada periode tertentu.

Instrumen InvestasiPertama, ORI dan Sukuk Ritel. Produk ini cocok untuk Anda yang sudah punya modal untuk biaya sekolah anak 3-4 tahun lagi, dan ingin memeroleh return yang lebih tinggi dari tabungan. Risiko kehilangan modal sangat kecil bila ditahan hingga jatuh tempo. Kedua, logam mulia. Bisa dibeli dengan satuan 1 gram, ini juga cocok untuk Anda yang mempersiapkan dana pendidikan untuk 3-5 tahun lagi. Anda bisa membeli rutin per bulan seperti menabung. 
Kedua, reksa dana campuran. Pembelian reksa dana yang bisa dimulai dengan Rp500 ribu per bulan, ini cocok untuk kebutuhan dana pendidikan 5-10 tahun lagi. 
Ketiga, reksadana saham. Dengan potensi return yang bisa mencapai 20% per tahun, produk ini bisa menghadapi inflasi pendidikan untuk kebutuhan diatas 10 tahun lagi. (FIN)

 

http://www.ekonomiplanner.com

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111