Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Sri Mulyani: Tahun Ini, Pertumbuhan Ekonomi RI Berkisar 5%-5,1%
Kamis, 1 September 2016
Sumber : http://finansial.bisnis.com

Untitled Document

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memproyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini berada di kisaran 5%-5,1%, meleset dari asumsi yang ada dalam APBNP 2016 sebesar 5,2%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan hasil kajian yang dilakukan di internal pemerintah, proyeksi laju produk domestik bruto (PDB) tahun ini memang akan terkoreksi. Pemangkasan belanja negara, yang selama ini disebut tidak mengganggu perekonomian, ternyata berpengaruh.

“Sekarang dari sisi growth kemungkinan kita akan berada di kisaran 5,0%-5,1%. kalau kita lihat konsumsi pemerintah agak di-adjust karena kita melakukan pemotongan anggaran,” katanya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Kamis (1/9/2016) malam.

Pihaknya sebenarnya berharap ada kompensasi dari sisi investasi atau pemebentukan modal tetap bruto (PMTB) dari penurunan kontribusi belanja pemerintah sebagai akibat pemangkasan anggaran tersebut. Namun, PMTB diperkirakan tidak mengalami pertumbuhan setinggi yang diharapkan.

Beberapa indikator keuangan dari sektor perbankan seperti pertumbuhan kredit dan capital market sangat mempengaruhi laju PDB. Hal ini dikarena indikator-indikator tersebut menunjukkan ada atau tidaknya pembiayaan dari belanja modal.

 

http://finansial.bisnis.com

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111