Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,391 SGD-9,595 JPY-12,029 GBP-16,786 EUR-14,301 AUD-10,198 SAR-3,570 [03-04-2017] Detail . . .




Per Agustus 2016, Pertumbuhan Kredit Perbankan Masih Lambat
Jum'at, 30 September 2016
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com

Untitled Document

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan kredit perbankan masih dalam kondisi melambat.

Posisi kredit yang disalurkan perbankan pada akhir Agustus 2016 tercatat sebesar Rp 4.178,6 triliun atau tumbuh 6,7 persen secara tahunan (yoy), lebih rendah dibandingkan Juli 2016 yang tumbuh sebesar 7,6 persen (yoy).

"Perlambatan pertumbuhan kredit terutama terjadi pada kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI)," tulis bank sentral dalam keterangan resmi, Jumat (30/9/2016).

Perlambatan pertumbuhan kredit tersebut mendorong perlambatan pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2016.

Pertumbuhan M2 pada Agustus 2016 tercatat sebesar 7,7 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 8,2 persen (yoy).

Berdasarkan komponennya, perlambatan pertumbuhan M2 bersumber dari komponen M1 dan uang kuasi (simpanan berjangka dan tabungan, baik rupiah maupun valas, serta giro valas) yang masing-masing tumbuh 10,6 persen (yoy) dan 6,9 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 10,9 persen (yoy) dan 7,5 persen (yoy).

"Di sisi lain, pertumbuhan surat berharga selain saham meningkat menjadi -9,9 persen (yoy) pada Agustus 2016 dari bulan sebelumnya yang sebesar -22,8 persen (yoy)," ujar BI.

Sementara itu, penurunan suku bunga kredit perbankan terus berlanjut pada Agustus 2016 sejalan pelonggaran kebijakan moneter. Suku bunga kredit turun menjadi 12,31 persen dari 12,36 persen pada Juli 2016.

Sementara itu, suku bunga simpanan bergerak mixed. Suku bunga simpanan berjangka tenor 3 dan 6 bulan turun dari 6,98 persen dan 7,53 persen pada Juli 2016 menjadi 6,94 persen dan 7,41 persen pada Agustus 2016.

Di sisi lain, suku bunga simpanan berjangka tenor 1 dan 12 bulan naik dari 6,66 persen dan 7,71 persen pada Juli 2016 menjadi 6,67 persen, dan 7,74 persen pada Agustus 2016.

 

http://bisniskeuangan.kompas.com

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111