Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Pertumbuhan Kredit Perbankan Agustus Melambat, Cuma 6,7 Persen
Rabu, 12 Oktober 2016
Sumber : http://kursrupiah.net

Untitled Document

Kredit perbankan di Indonesia pada bulan Agustus 2016 tercatat mencapai Rp4.178,6 triliun atau tumbuh 6,7 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan Juli yang mencapai tingkat pertumbuhan sebesar 7,6 persen. Namun, Bank Indonesia tetap memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang tahun ini sekitar 7-9 persen yang ditopang membaiknya penyaluran kredit pada kuartal IV 2016.

Menurut data Bank Indonesia, perlambatan kredit pada Agustus terutama dalam bentuk kredit modal kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) yang sejalan dengan masih melambatnya kegiatan produktif. KMK dan KI masing-masing tercatat sebesar Rp1.933,7 triliun dan Rp1.050,9 triliun atau hanya tumbuh 4,5 persen dan 9,5 persen. Di bulan Juli, KMK dan KI masing-masing tumbuh 5,8 persen dan 10,4 persen.

“Sektor yang mengalami perlambatan dalam bentuk KMK dan KI yaitu sektor industri pengolahan serta pertambangan dan penggalian,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara. “Pertumbuhan kredit kepada sektor industri untuk jenis KMK dan KI masing-masing cuma 0,8 persen dan 6,2 persen.”

Sementara itu, ditambahkan Tirta, penyaluran kredit kepada sektor pertambangan dan penggalian untuk jenis KI juga melambat dari semula 10 persen pada Juli menjadi 4,9 persen pada Agustus. Pertumbuhan KMK di sektor ini malah turun lebih dalam, dari -30 persen pada Juli menjadi 38,2 persen di bulan Agustus.

“Penurunan tersebut mengindikasikan bahwa melemahnya kebutuhan dana dan kinerja sektor pertambangan dan penggalian,” imbuh Tirta. “Namun, di tengah perlambatan pertumbuhan kredit untuk usaha besar, penyaluran kredit kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) justru meningkat 8,9 persen di bulan Agustus atau mencapai Rp777,3 triliun.”

Meski demikian, Bank Indonesia optimistis bahwa penyaluran kredit perbankan tahun ini dapat tumbuh di kisaran 7-9 persen seiring penyaluran kredit yang diharapkan membaik pada kuartal keempat. Faktor tax amnesty dan dampak kebijakan loan to value (LTV) yang sudah efektif diharapkan memberikan daya dorong cukup besar terhadap peningkatan kredit.

 

http://kursrupiah.net

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111