Nominal (Rp.) Rate (%)  
Simpeda < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Harian ) > 100.000 - 100 Jt 1.00 % Selengkapnya ...
Simanja < 100.000,- 0 % p.a  
(Bunga Terendah) > 100.000 - 100 Jt 1.50 %  
  Nominal (Rp.) Jenis Giro (%)  
Giro Pemda < 100 Juta 0 %  
  > 100 Juta - 1 Milyar 0.75 % Selengkapnya ...
Giro Umum < 50 Juta 0 %  
  > 50 Juta - 500 Juta 0.50 % Selengkapnya ...
         
  Rate
  1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
1 Juta - 100 Juta 5,00% 5,25% 5,75% 6,00% 6,25%
> 100 - 250 Juta 5,05% 5,30% 5,80% 6,05% 6,30%
> 250 - 500 Juta 5,10% 5,35% 5,85% 6,10% 6,35%
> 500 - 1 Milyar 5,15% 5,40% 5,90% 6,15% 6,40%
> 1 Milyar 5,25% 5,50% 6,00% 6,25% 6,50%
No. Jenis Kredit Suku Bunga  
1 Modal Kerja konstruksi 13,00 % p.a  
2. Modal Kerja Perdagangan ( Sistem Angguran ) 13,00 % p.a  
3 Modal Kerja Perdagangan (Revolving/RC) 13,00 % p.a  
      Selengkapnya ...
Home
 
Email Forum Diskusi Kontak Buku Tamu
  SBDK Detail Birate: 6.50% [21-07-16] Kurs: USD-13,442 SGD-9,503 JPY-11,708 GBP-16,345 EUR-14,268 AUD-10,175 SAR-3,585 [15-03-2017] Detail . . .




Sekda Dogiyai Resmi Buka Kegiatan Pembinaan UKM
Minggu, 11 September 2016
Sumber : http://www.tabloidbongkar.com

Untitled Document

Dogiyai, Papua Tabloid Bongkar- Berapa waktu lalu, Natalis Degei, Pelaksana tugas Sekertaris Dearah (PLT Sekda), resmi membuka kegiatan seminar “Pembinaan Industri Rumah Tangga, Industri Kecil dan Menengah”, di Aula Pemda.

Dalam sejauh pantauan wartwan media ini dalam Kegiatan pembinaan ini dihadiri  pula tokoh perintis kopi arabika moanemani Ir.Didimus Tebay.

Beberapa materi di paparkan kepada puluhan pelaku usaha di dogiyai  pemateri dalam kegiatan ini yakni dari Bank Papua Cabang Pembantu Moanemani tentang materi peminjaman uang untuk usaha skala rumah tanggaa maupun usaka kecil menengah dan kepala dinas Perindakop Dogiyai Andreas Gobai, S.Sos, pengembangan usaha dan promosi kopi moanemani Hadir juga Jeheskiel Dumupa selaku ketua Klasis Kamuu Timur, Yohanes Butu selaku ketua Dewan Paroki Bomomani, Jeron Waine selaku ketua Dewan Paroki Puweta dan Moanemani dan beberapa aparat kampung.

Dinas Perindustrian perdagangan dan koperasi(Perindagkop) Kabupaten Dogiyai menggelar pembinaan bagi UKM dengan bertema “Pembinaan industri rumah tangga, industri kecil dan menengah perindustrian, perdagangan, koperasi dan ukm kabupaten dogiyai.

Dalam sambuatanya bupati kabupaten di wakili sekda kabupaten dogiyai Natalis Degei mengatakan,kebijakan pembangunan papua yang dimulai dari kampung ke kota. Pemerintah dogiyai yang kita lakukan beberapa tahun terakhir ini diharapkan dapat memberikan daya ungkit bagi perekonomian lokal.

Degei meminta semua SKPD Kabupaten Dogiyai menjawab tantangan untuk pencapaian ekonomi bebas tersebut, untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi indonesia khususnya di papua dan terkhusus di kabupaten dogiyai,”ungkapnya sekda dogiyai di hadapan peserta

Meningkatkan kualitas pembinaan terhadap sektor industri dan ukm di kabupaten dogiyai kita memerlukan masukan dari distrik dan para pelaku ukm ,”katanya Usaha kecil menengah UKM ini akan dijadikan tolak ukur dan bahan diskusi bagi pemerintah kabupaten dogiyai dengan mempelajari dan menelah lebih dalam masalah-masalah yang ada dan bagaimana pemerintah dapat mengatasi hambatan dan memberikan solusi dalam pembinaan pada sektor industri usaha kecil menengah.

Kepala dinas Perindustrian perdagangan dan koperasi Andreas Gobay kepada wartawan menjelaskan kegiatan ini kami selenggarakan untuk memotivasi para pelaku usaha kecil dan Mikro (UKM) untuk mengembangkan bisnisnya.

Sebagai penyelenggara kegiatan seminar wirausaha tersebut juga sangat mendukung pengembangan usaha mikro dan kecil, dan melalui diskusi tersebut.

Gobay berujar, sengaja mengadakan diskusi pembinaan bagi pelaku wirausaha sebagai program pengembangan usaha UKM di Kabupaten dogiyai Dalam materinya, Ir.Didimus Tebay sebagai ahli kopi mengatakan kepada seluruh peserta agar dalam mengembangkan kebun kopi yang sudah tidak berkebun.dengan adannya kebun kopi usaha kita akan berhasil terlebih dahulu untuk melihat pasar, karena untuk menjalankan sebuah usaha harus memiliki pasar terlebih dahulu.

“Kalau sudah punya niat mengembangkan usaha modal tidak terlalu susah, modalnya kita bisa kredit di bank papua moanemani,” katanya, Kamis (08/09/2016).

Selain itu, kata dia, setelah kita mengembangkan kebun kopi maka sendiri akan memiliki pasar hal yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang wirausahawan kopi.

Tebay Juga mengharap seluruh pelaku usaha di kabupaten dogiyai agar mengembangkan usaha skala rumah tangga maupun usaha kecil mengenah, ”harapnya. (Martinus Pigome)

 

http://www.tabloidbongkar.com

 

 
 
 
Copyright © Bank Papua 2010  
   
Jl. Ahmad Yani no. 5-7 Jayapura - Papua - Indonesia  
Kode pos : 99111